wahai sang elang..

Gunung Singgalang Daratan tinggi yang eksotik terletak diantara gunung merapi dan gunung Tandike sepertinya terasa jarang sekali terdapat pendakian dikarenakan beberapa track tertutup rimbunnya ilalang dan pohon disekitar diserta penjagaan gunung yang jauh dari track (jalar pendakian) kala itu sudah POS PENGAWAS berada jauh dibawah berbaur dengan permukiman masyarakat. Pastikan anda membawa setiap sampah yang keluarkan non degrable selama diperjalanan.

· Tinggi  : 2877 mdpl.
· Letak  : Kab. Agam
· Karakteristik : Gunung api tidak aktif, ditutupi hutan hujan tropis, trek pendakian terjal dan terdapat  caldera di daerah puncak.

· Jalur Pendakian :
* Koto Baru (Pandai Sikek) :  Titik Start : Stasiun Pemancar RCTI Pandai Sikek. Lama pendakian normal 6 jam.

Informasi lain dapat melalui
* Balingka : Titik Start : desa Panambatan, Balingka. Lama pendakian normal 8 jam. atau melalui * Toboh (Kenagarian Malalak) : Titik Start : Jorong Toboh Kenagarian Malalak. Lama pendakian 12 jam.

· TRANSPORTASI :
* PEKANBARU : Silakan menuju Panam silakan cari teman terbaik yang kosong waktu nya untuk mengantar.hehe… kemudian Berdiri dekat jalan raya menuju bukit tinggi disana hilir mudik kendaraan menuju batu sangkar, bukit tinggi hingga ke padang. Disarankan anda memilih transport dengan tujuan pada pandang panjang. Via koto baru jangan yang lewat batu sangkar. Rp. 60.000,- dengan mengunakan busmini dengan lama perjalanan  + 7 Jam. Termasuk istrihat setelah kotopanjang daerah bendungan penghasil listrik cukup menarik jika anda tepat istirahat disana. Disepajang jalan anda bias sekaligus menikamati, bendungan kota panjang, candi takus, kelok Sembilan, lembah harau hingga kota bukit tinggi yang menarik.

* BUKIT TINGGI : Siap-siap turun di Kota Baru (Pandai Sikek) dengan “kaki kiri jangan salto/ jungkir balik dari kendaan yang anda naiki”..hehe. perhatikan masjid berlatar belakang gunung singgalang. Masjid terbesar pada Posisi kanan jl. Raya koto baru (dari arah bukit tinggi) dekat jalur masuk pendakian menuju gunung marapi. Tepat jalan disamping masjid terdapat jalan kendaraan untuk menuju pos sebaiknya anda menggunakan ojek setempat dengan biaya Rp. 20.000,- dah paling ngak pake nawar itung-itung bagi-bagi rejekilah. Toh.., kalo anda dalam keadaan berbahaya toh hanya tukang ojek setempat yang mengerti keberadaan anda dalam Get-lost in Singgalang Mt. mintakan kepada tukang ojek menuju pos pengawas gn. Singgalang (arah ke pos pemancar RCTI). Ingat iklan RCti dulu yang ada keluarga didalam rumah gadang yang mengacungkan jempol lamabang RCTI OKe. Hehehe…

* POS MASUK : sebuah rumah semi warung yang sekaligus pos pendakian masuk. disini para pencari petualangan di gunung singgalang harus melaporkan kedatangannya, mengisi daftar yang tersedia dan membayar registrasi masuk Rp. 3.000,-. Di pos inilah kita bias melakukan sosped, ormed , mengisi perbekalan hingga pencarian jodoh..hehe Penanda anda memasuki wilayah belukar adalah pos pemancar RCTI dengan jalan dari pos pendakian masuk  + 1 jam. Dengan pemandangan membelakangi gunung marapi diantara aspal curah putih berteman udara yang dingin sejuk.

* TRACK : dimulai  dari POS pemancar RCTI. Kondisi air belum diketahui karena saya diwaktu itu hanya backpaker, kondisi belum menanjakan karena harus melewati perdu yang lebat hingga membentuk gorong yang jauh. Hingga + 40 Menit. Menurut informasi pendakian selanjutnya Setelah melewati pimpiang (pohon-pohon disekitar perjalanan)kita akan menemukan tempat yang dinamakan “Mata Air I”, di tempat ini menurun ke bawah kita akan menemukan sungai yang di ambil airnya untuk perbekalan.

Dari mata air I kita akan menempuh rute yang menanjak sampai di cadas, dengan kemiringan dan membelit. mendekati puncak kita akan menemukan banyak pohon pakis yang cantik dan melewati trek yang agak lembab dan hutan yang penuh misteri kitar berteman tiang listrik berserta kabel-kabelnya untuk bisa dijadikan acuan untuk sampai ke puncak. dibeberapa track ini sangat mengganggu keidahan hutan dan perjalanan yang terhalang kabel-kabel tersebut kalo mo iseng silakan menghitung kira-kira berapa tiang lagi sebelum sampai ke puncak tapi jangan mencoba mengangkat tiang serasa Hercules….. haha..

Perjalanan menempuh rute sebelum cadas memakan waktu normal sekitar 5 jam tergantung cepat atau lambatnya pergerakan perjalanan kita. Jika menggunakan ojek mungkin akan lebil cepat.heheh… Dari cadas menuju puncak memakan waktu sekitar 1 jam. Cadas terdiri dari bebatuan padat yang ditumbuhi pepohonan berjenggot dan sesekali kita akan menjumpai bunga edelweis walaupun sangat jarang sekali ditemui dan memerlukan mata yang jeli untuk menemukannya. Di tengah perjalanan cadas akan menjumpai sebuah tugu monumen akan hilangnya salah satu Siswa Pencinta Alam (Sispala) Galapagos SMA 1 Padang sekitar tahun 90-an. “Terbanglah kau wahai sang elang, ……” bagian kalimatnya. Dengan duduk dengan posisi kemiringan cukup terjal menghadap gn. marapi mungkin pemandangan yang indah berikut juga sang pemiliknya allah s.w.t.

“ Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik”. SURAT  LUQMAN 31:10

dari lokasi tersebut kita bisa melihat pemandangan lepas ke arah gunung Marapi yang terletak tepat di depan. Jika beruntung, kita bisa melihat kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan danau Singkarak dari cadas. Namun, pada siang hari, gunung Singgalang sering diselimuti kabut. Jika ingin mendapatkan pemandangan eksotis lebih baik mendirikan tenda di cadas dan menyaksikan sunrise dan pemandangan eksotis lain di pagi hari.

Setelah lewat dari cadas, kita akan memasuki kembali kawasan hutan yang lebih lembab dan pohon-pohon yang di selimuti lumut tebal. Tidak lama setelah itu kita sampai di Telaga Dewi. Daerah carldera yang dikelilingi perpohonan Seperti kembali pada pada masa dinasaurus dengan perpohonan yang ditumbuhi berbagai lumutan seakan-akan air jernih caldera menyambut para pendaki menuju puncak dari gn. Singgalang.

suanana hening mengelilingi telaga Dewi pesona yang benar-benar bombastis hehehe…. akan membuat kita betah untuk berlama-lama di dalam hutannya yang lembab dan basah. Di sekitar telaga ini kita menemui hutan lumut yang sangat lebat dan ada beberapa tumbuhan menarik.
dalam mencapai puncak Singgalang sekitar setengah sampai 1 jam lagi memutari telaga dewi. Di puncak nya ini kita akan menemukan tower pemancar yang merupakan muara dari tiang-tiang listrik yang ditemui di sepanjang jalan. Ingat Pastikan anda membawa setiap sampah yang keluarkan non degrable dan menjaga prilaku serta niat anda selama diperjalanan.

Salam Lestari.

2 thoughts on “wahai sang elang..

  1. sumpah Q tak bisa berkata2 g liat kisah perjalanan lo,, takjub!!! ternyata indahnya bumi Indonesia….hehhehehe….jd ngikut merasakannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s